Showing posts with label catatan. Show all posts
TERSENYUMLAH
Lihat bulan malam ini
Hampir sempurna,
Malam di sini amat dingin,
Hanya terdengar jangkrik bersautan.
Selagi kamu melihat bulan,
Aku mencuri pandang,
Warna matamu, hitam kecoklatan.
Agak kabur memang, tapi aku yakin bukan hijau kebiruan
Seperti itu, kamu masih bisu, sedari tadi
Aku bicara panjang lebar,
Tapi kamu seperti pendengar setia yang pikirannya melayang
pergi
Tertiup angin
Pandanganmu kosong
Matamu menyipit
Seperti menahan berton-ton air mata yang ingin keluar
Aku mengerti
Bahuku akan selalu ada untukmu
Akan selalu menjadi tempat ternyamanmu
Menangisi dia yang berulang kali menjatuhkan janjinya
Aku akan selalu ada di sini
Mengusap gelontoran air matamu
Mendengarkanmu
Menyemangatimu
Hembusan karbondioksida mu mulai tak beraturan
Bendungan matamu tak bisa menahannya lagi
Membasahi bajuku
Di bagian bahu..
Semakin deras
Kemudian terisak
Kamu menangis lagi.
Aku mohon, tersenyumlah, aku tak tahan melihatnya.
Dea Yusuf
Sumberjaya, 13 May 2016
CORETAN AWAL TAHUN!
Januari 2016.
Tidak terasa, yah? ini sudah tahun 2016.
dulu, ketika milenium 2000 baru dimulai, banyak orang memprediksi tentang kemajuan tekhnologi.
dari mulai mobil bisa terbang, peran manusia yang mulai di gantikan oleh robot. dan khayalan euporia kedatangan zaman baru yang sebenarnya bumi kita semakin tua renta.
tapi Aku, sebenarnya tak berharap lebih, aku hanya ingin cepat menikah dan punya penghasilan layak. bukan berarti aku tak punya cita-cita dan semangat buat bermimpi. aku punya cita-cita yang tinggi, yang sebenarnya harus kalian ketahui, aku adalah seorang pemimpi yang handal. suatu hari aku pernah bermimpi bertemu artis dangdut idola, dan setelah aku bangun, aku sadar itu mimpi. dan aku sedikit kecewa. absurd memang.
Sebelum tahun 2016, tahun sebelumnya targetku jelas, lulus kuliah.
untuk tahun ini mungkin aku harus sedikit bersabar dengan harapanku (kebanyakan orang bilang, Resolusi).
suatu rencana besar sudah ada dalam kepalaku. Tapi, butuh proses dan dana yang tidak kecil untuk mewujudkannya dan aku tidak bisa sendirian melakukannya, aku butuh beberapa orang dalam satu tim. tapi dikarenakan itu semua belum memenuhi kriteria, aku mempersempit rencana itu menjadi lebih sederhana.
Aku type manusia yang bekerja individu, pekerjaan tim hanya membuatku repot, kecuali di timku punya cara kerja yang sama denganku, terdengar egois dan sok pintar memang, tapi aku lebih senang menanggung resiko yang kubuat sendiri. maka dari itulah rencana besarku belum terealisasi.
rencana yang sudah aku persempit tersebut masih mentok dengan kekuranganku berkomunikasi, aku punya mental jelek dalam bersosialisasi, aku introvert!(kebanyakan teman-temanku tak mengakui ini) menyebalkan. aku malas terlibat dengan pembicaraan yang panjang lebar, aku lebih suka langsung menuju inti, padahal sebuah basa basi sangat penting untuk kelancaran komunikasi.
aku harus mengandalkan orang lain lagi dalam hal ini.
hhh.. setidaknya aku punya recana dan cita-cita, untuk menjalankan itu semua butuh strategi matang dan sebuah cetak biru langkah-langkah yang akan di ambil. Ribuan orang diluar sana mungkin punya masalah yang sama atau malah lebih besar dari yang aku hadapi, bersyukurlah, dan harus selalu jadi cermin agar aku tidak salah jalan.
2016, aku siap!
Tidak terasa, yah? ini sudah tahun 2016.
dulu, ketika milenium 2000 baru dimulai, banyak orang memprediksi tentang kemajuan tekhnologi.
dari mulai mobil bisa terbang, peran manusia yang mulai di gantikan oleh robot. dan khayalan euporia kedatangan zaman baru yang sebenarnya bumi kita semakin tua renta.
tapi Aku, sebenarnya tak berharap lebih, aku hanya ingin cepat menikah dan punya penghasilan layak. bukan berarti aku tak punya cita-cita dan semangat buat bermimpi. aku punya cita-cita yang tinggi, yang sebenarnya harus kalian ketahui, aku adalah seorang pemimpi yang handal. suatu hari aku pernah bermimpi bertemu artis dangdut idola, dan setelah aku bangun, aku sadar itu mimpi. dan aku sedikit kecewa. absurd memang.
Sebelum tahun 2016, tahun sebelumnya targetku jelas, lulus kuliah.
untuk tahun ini mungkin aku harus sedikit bersabar dengan harapanku (kebanyakan orang bilang, Resolusi).
suatu rencana besar sudah ada dalam kepalaku. Tapi, butuh proses dan dana yang tidak kecil untuk mewujudkannya dan aku tidak bisa sendirian melakukannya, aku butuh beberapa orang dalam satu tim. tapi dikarenakan itu semua belum memenuhi kriteria, aku mempersempit rencana itu menjadi lebih sederhana.
Aku type manusia yang bekerja individu, pekerjaan tim hanya membuatku repot, kecuali di timku punya cara kerja yang sama denganku, terdengar egois dan sok pintar memang, tapi aku lebih senang menanggung resiko yang kubuat sendiri. maka dari itulah rencana besarku belum terealisasi.
rencana yang sudah aku persempit tersebut masih mentok dengan kekuranganku berkomunikasi, aku punya mental jelek dalam bersosialisasi, aku introvert!(kebanyakan teman-temanku tak mengakui ini) menyebalkan. aku malas terlibat dengan pembicaraan yang panjang lebar, aku lebih suka langsung menuju inti, padahal sebuah basa basi sangat penting untuk kelancaran komunikasi.
aku harus mengandalkan orang lain lagi dalam hal ini.
hhh.. setidaknya aku punya recana dan cita-cita, untuk menjalankan itu semua butuh strategi matang dan sebuah cetak biru langkah-langkah yang akan di ambil. Ribuan orang diluar sana mungkin punya masalah yang sama atau malah lebih besar dari yang aku hadapi, bersyukurlah, dan harus selalu jadi cermin agar aku tidak salah jalan.
2016, aku siap!