Posted by :
Unknown
24 Dec 2013
Kamu.
Jika saja mampu ku ucapkan.
Sepandai para pejabat di istana sana.
Tapi sayang sekali, aku bukan mereka.
Kamu.
Duniaku terisi jutaan perasaan yang aku sendiri tak tahu.
Kamu.
Jika saja mampu aku menawar tangismu dengan suara indah dan lantunan syair seperti para pujangga itu, tapi sayang sekali, aku bukan mereka. Aku hanya punya pundak ini. pundak yang selalu berharap bisa sedikit menyembunyikan wajahmu saat menangis, karena pasti kau tak mau aku melihatnya.
Kamu.
Sedikit kata dalam ucapku.
Tapi begitu banyak rindu dalam hatiku.
Dapatkah kau rasakan?
Tolong rasakan sebentar saja.
Aku ingin kamu tahu.
Setelah itu terserah padamu.
Kamu.
Jika saja itu kamu.